Tak Wajib Shalat Jumat karena Idul Adlha Jatuh Hari Jumat? Ini Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir

Tak Wajib Shalat Jumat karena Idul Adlha Jatuh Hari Jumat? Ini Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Dr (HC) KH Afifuddin Muhajir. Foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Idul Adlha jatuh pada hari Jumat, tepatnya 6 Juni 2025 atau 9 Dzulhijjah 1446 H. Peristiwa ini ternyata menjadi kontroversi pada sebagian umat Islam. Ada yang menganggap tak perlu shalat Jumat dan cukup shalat dzuhur saja. Namun ada sebagian yang tetap menghukumi wajib shalat Jumat.

“Shalat Jumat adalah fardlu ‘ain, yakni kewajiban personal, yang ditujukan kepada setiap muslim yang sudah mukallaf,” kata Dr (HC) KH Afifuddin Muhajir, Wakil Rais ‘Aam Syuriah PBNU kepada BANGSAONLINE, Jumat (6/6/2025) malam.

“Kecuali mereka yang punya udzur, misalnya sedang jadi musafir atau sedang sakit,” tambah Kiai Afifuddin yang popular sebagai ulama ahli ushul fiqh.

Sedangkan shalat ‘Id (Hari Raya), tegas Kiai Afif – panggilan akrab Kiai Afifuddin Muhajir – adalah sunnah muakkad. Yaitu shalat sunnah yang sangat dianjurkan dan selalu dilakukan atau dikerjakan Nabi Muhammad SAW.

”Kadang yang menjadi persoalan apabila Hari Raya, baik atau Idul Adlha, bertepatan dengan Hari Jumat,” kata ulama yang menulis sejumlah kitab fiqh itu.

“Pertanyaannya, apakah shalat Idul Adlha itu menggugurkan shalat Jumat? Jawabannya, mayoritas ulama mengatakan bahwa pelaksanaan shlat ‘Id tidak bisa menggugurkan shalat Jumat,” kata Kiai Afif kemudian.

Artinya, meski kita sudah melaksanakan shalat ‘Id, baik maupun Idul Adlha, tetap wajib melaksanakan .

Meski demikian, kata Kiai Afif, ada juga ulama yang berpendapat bahwa bagi orang-orang yang sudah melaksanakan shalat atau shalat Idul Adlha tidak diwajibkan shalat Jumat, terutama mereka yang secara geografis tempat tinggalnya jauh dari masjid. Artinya, jika pagi harinya mereka sudah melaksanakan shalat Idul Adlha atau maka pada siang harinya mereka tak perlu kembali ke masjid untuk shalat Jumat karena rumah mereka yang jauh.

“Ada juga (ulama) yang berpendapat seperti itu,” kata Kiai Afif.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha, Wali Kota Mojokerto Sidak Pasar Hewan dan Bahan Pangan':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO